Heboh di Awal Pekan, Biaya Untuk Pagar Istana Bupati Ditaksir Rp10 Miliar
TINTABICARA.COM – Apa kabar, kontroversi seputar pembangunan pagar istana Bupati di kompleks rumah dinas (rumdis) Bupati Musi Rawas yang menalan biaya Rp.10 miliar.?
Soal pagar istana yang dianggap terlalu mahal ini sempat heboh di awal pekan, dan kini tertutup oleh pemberitaan lain. Berita Penimbunan BBM illegal serta isu penembakan yang melukai warga di Desa Semeteh, makin ‘menenggelamkan’ pagar istana di kompleks rumah dinas Bupati Musi Rawas.
Menurut Koordinator K MAKI Sumsel,Boni Belitung, pembangunan pagar kompleks di rumah dinas Bupati Musi Rawas dianggap menghambur – hamburkan uang negara. Sementara ada masalah lain yang harusnya lebih dipentingkan.
“Dengan anggaran Rp10 miliar ini, maka patut dipertanyakan. Menggunakan bahan apa, atau besi macam apa,” sindir Boni Belitung, Jumat (29/05/2026).
Namun, sampai saat ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Tata Ruang dan Pengairan (PUCKTR) Kabupaten Musi Rawas (Mura) Oktaviano, belum berhasil dimintai keterangan hingga berita dilansir.
Pembangunan pagar sepanjang kurang dari 200 meter, dan tinggi berkisar 3 meter dirancang paduan tiga warna kombinasi (putih, hitam dan kuning emas) melambangkan kemewahan, dengan simbol kewibawaan daerah menjadi ikon penyambut dan kebanggaan masyarakat.
Pengajuan anggaran secara bertahap, dan awal pembangunan pagar tahun 2024 dikerjakan oleh perusahaan CV. Permata Indah Mandiri, dan nilai pagu anggaran Rp3,2 miliar. Sesuai, komitmen pemerintah daerah pada tahun 2025 telah melanjutkan kembali pembangunan pagar tersebut dengan nilai pagu anggaran Rp7 miliar dikerjakan melalui CV. Kreasi Sumatera. (Red)